ArNews - Perayaan imlek pada tahun ini sangat berbeda ketimbang perayaan imlek-imlek sebelumnya,dikarenakan kita ditengah wabah virus corona.Banyak orang meninggal karena wabah ini melanda sekitar 1 tahunm,para masyarakat China tetap melakukan aktivitasnya ditengah wabah ini.
Mereka yang merayakan imlek ada yang langsung bertemu dengan keluarganya,akan tetapi kebanyakan orang entah itu diluar negeri atau diindonesia mereka merayakan imlek yaitu dengan cara lewat elektronik atau aplikasi Zoom.
Baca juga : 1.Fiki naki raih 1 juta subscriber dalam waktu 1 bulan
Di New Jersey, orang Asia-Amerika menyumbang 10% dari 8,9
juta orang di negara bagian itu dan akan merayakan Imlek, demikian dikutip dari
laman USA Today, Kamis (11/2/2021)."Kami membawa tahun yang normal ke
tahun yang tidak normal," kata Yoon Kim, direktur Asosiasi Amerika-Korea
di New Jersey.
Semakin banyaknya kasus covid didunia maka seluruh
aktivitaspun dibatasi dengan sangat ketat,sehingga pemerintah melarang bahkan
menghukum orang orang yang melanggarnya.







0 Comments:
Post a Comment